Jumat, 24 Oktober 2014

Cara Membuat Pestisida Organik

Pembuatan Pestisida Organik


 Memang kalau kita tidak sayang dengan tubuh kita semua, boleh pakai pestisida yang cespleng semprot langsung mati, tapi anda pernah tidak membuat pestisida organik sendiri dengan hasil yang yang lumayan bagus dan aman terhadap lingkungan serta jika hasil tanaman yang kita semprot juga aman dimakan, tidak mengganggu kesehatan bila kita konsumsi secara terus menerus berbeda dari dampak pestisida yang non Organik. Mungkin hasil tanamannya pun enggan kita memakan sendiri karena kita tahu waktu menanamnya selama perawatan memberikan racun yang mengerikan bagi kesehatan tubuh kita. Diharapkan hal ini jangan terus-menerus dilakukan mari kita sadar diri menciptakan kehidupan yang sehat dan lingkungan yang ramah yaitu dengan membuat pestisida organik sendiri, langsung kita simak caranya.







Bahan-bahan Untuk Pestisida Organik 100 Liter :
1. Umbi gadung               : 10 Kg
2. Tembakau kering         : 5 Kg
3. Daun Sirsak                  : 200 Lembar
4. Daun maja                    : 200 Lembar
5. Tubo / Jenu,                  : Jika Nggak ada pakai Kecubung (Buahnya, lebih bagus bunganya). Jika  tuba/kecubung tidak ada bisa diganti dengan garam 5 Kg
6. Leri                                : 30 %
7. Urine Kambing             : 60 %
8. Cabe rawit                    : 2 Kg + Air 10 liter (Optional). Dibuat juice
9. PHEFOC                         : 5 botol
Teknis pembuatan Pestisida Organik :
Umbi gadung diparut, daun sirsak, maja, kecubung ditumbuk + tembakau kering direndam dengan air leri. Disaring. Dicampur dengan urine.
Fermentasi dengan PHEFOC 2.5 Liter 3 X 24 jam
Aturan Pemakaian Pestisida Organik :
Tangki 14 liter, 8 tutup PHEFOC, tambahkan 2-4 gelas Pestisida buatan. Untuk tanaman yang berdaun keras (Padi, tebu dan sejenisnya). Tambahkan juice lombok ¼ gelas.
Kegunaan pestisida Organik :
Membasmi hama tanaman dari serangan hama strip, serangga, wereng coklat, ulat dan lainya, jika aplikasi PHEFOC tidak bisa mengatasi hama tersebut.
Sukses untuk Anda dan  Selamat mencoba…

Kamis, 23 Oktober 2014

Cara Memberi Pakan Fermentasi

Cara memberikan pakan ternak hasil fermentasi :

1-7 hari tiap pagi ternak diberi pakan seperti biasa yang telah di semprot dengan SOC
Pada 8 harinya ternak kambing / sapi diberi pakan fermentasi pada sore hari, bila masih kurang semangat tambahkan pakan biasa.
Selanjutnya ternak kambing /sapi akan normal dengan pakan fermentasi.
Kalau sudah bisa makan dengan lahap maka badan kambing / sapi akan cepat bertambah gemuk dan biasanya dalam pemeliharaan membutuhkan waktu sekitar 6 bulan waktu penjualan maka sekarang cukup membutuhkan waktu sekitar 3 bulan setelah diberikan pakan fermentasi.
Keuntungan diberi pakan Ternak Hasil fermentasi :

Bobot ternak cepat bertambah berat, gemuk dan sehat
Dagingnya rendah kolesterol dan tidak prengus
Kotorannya tidak bau sehingga tidak menggangu lingkungan sekitarnya.
Urine dan kotorannya dapat dimanfaatkan untuk membuat pupuk organik, jika kita memelihara sebanyak 20 ekor kambing dan diberi makan dengan fermentasi SOC maka kotorannya bisa dipakai untuk pupuk satu hektar sawah jadi kita menanam padi tanpa beli pupuk, tanpa hama karena dalam membuat komposnya kita beri PHEFOC dan tanpa matun.

Akhirnya pembahasan tentang membuat pakan ternak kambing / sapi tuntas sudah semoga artikel ini bermanfaat bagi seluruh peternak dan calon peternak maupun petani. Salam hangat dari Kami. Go Organik.. GoSuccess..!! Dengan pertanian berkelanjutan menuju Hidup Cerah Sejahtera.





Sabtu, 18 Oktober 2014

Cara Alami Usir Tikus

Mengusir Tikus secara Alami
“Den Bagus” orang tua dulu menyebutnya, kenapa disapa demikian padahal itu adalah cuman tikus yang kerjanya merusak tanaman para petani di sawah apalagi jika tikus berada di dalam rumah siapa yang tidak kesal? Konon ceritanya kenapa di panggil “Den Bagus” adalah untuk menghormati hewan mamalia kecil ini supaya menyisakan tanaman yang ditanam oleh petani agar dapat dipetik saat panen tiba, tapi sekarang bila keberadaan tikus di sawah atau di rumah kita langsung sikat dan  diusir jauh-jauh tidak peduli kata-kata Den Bagus yang biasa orang tua dulu menyebutnya, he he..

cara-mengusir-tikus kali ini kami ingin membahas tentang bagaimana cara mengusir tikus, cara yang kami bahas ada 3 cara yaitu mengusir tikus dengan tumbuhan yang tidak disukai, dengan binatang pemangsa maupun mengganggu tikus dan dengan wewangian yang tidak disukai tikus.

Cara Mengusir tikus dengan memanfaatkan tumbuhan :


Singkong dikupas, langsung diparut tak usah dicuci, lalu diaduk dengan air kelapa hijau kemudian dikukus jangan terlalu panas kira-kira 40 derajat, dan dibuat menyerupai makanan yang lezat sesudah itu letakkan dilubang yang sering dilewati Tikus agar dimakan. Memang tikus yang memakannya tidak langsung lenyap atau pergi meninggalkan tempat tersebut tetapi menjadi mandul dan tidak berkembang pesat lalu mati karena umur tikus yang tidak panjang.
Buah kolang-kaling muda, dicacah (gunakan sarung tangan waktu mencacah) karena gatal. Letakkan dilubang/jalan tikus. Tikus yang terkena akan gatal-gatal dan akan mencari temannya. Ketika temannya tersenggol akan ikut gatal juga sehingga Tikus akan gatal-gatal massal, sehingga gerombolan tikus akan pindah.
Buah Maja, dibelah jadi 4 bagian atau 8 bagian, ditaruh di pinggir sawah.
Buah Mengkudu
Persiapkan dua atau tiga buah mengkudu (Morinda citrifolia L). Potonglah mengkudu tersebut menjadi beberapa bagian. Letakkan mengkudu tersebut dalam wadah berisi potongan mengkudu di tempat yang sering dilalui tikus. Nah, bau yang menyengat dari buah mengkudu akan membuat tikus pergi dari rumah. Makin tua buah mengkudunya makin bagus.
Buah Durian
Persiapkan dua atau tiga buah durian (Durio zibethinus). Potonglah durian menjadi beberapa potong. Bagian yang enak, makanlah isinya. Kemudian, letakkan potongan kulit durian tersebut di tempat yang sering dilalui tikus. Nah, bau yang menyengat dan kulit yang berduri dari durian akan membuat tikus pergi dari rumah.
Batang Tanaman Berduri Tajam
Ada beberapa jenis tanaman baik berkayu maupun tidak yang berduri tajam, misalnya pelapah salak dan beberapa jenis batang tanaman hias berduri. Letakkan beberapa potong tanaman khususnya yang berduri sangat tajam di tempat tikus biasa berkeliaran. Tikus akan segan melewati tempat itu karena sakit bila terkena duri tajam.

Kulit Jengkol, Kisah petani rawa lebak di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, di masa silam. Mereka mengumpulkan kulit jengkol Phitecellobiumlobatum dari ladang, pasar tradisional, atau dapur lalu menyebarkan di sawah. Dengan cara itu sawah bebas dari serangan tikus. Itu teknik lama mengusir tikus yang digunakan turun-temurun petani di Tanah Banua.
Buah Bintaro, Menurut Ir Syaiful Asikin, ahli tikus dari Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, tikus rumah tergolong mamalia cerdik. Saat menemukan makanan, tikus mencicipi sedikit demi sedikit untuk mengetahui reaksi dalam tubuh. Bila tidak terjadi reaksi apa pun, ia melanjutkan menyantap makanan. Sebaliknya, bila merasa ada yang tidak beres, ia menghindari makanan itu lagi.
Penggunaan buah anggota famili Apocynanceae itu sebagai rodentisida relatif mudah. Meski demikian sedikit orang yang melakukannya. Syaiful yang mengekstrak buah bintaro untuk bahan insektisida kerap pusing saat mengolahnya. Itu karena cerberin pada buah bintaro gampang menguap dan terhirup. “Tikus menghirup cerberin dari buah bintaro yang diletakkan, lalu kabur karena tidak betah di ruangan,” kata Syaiful.

Mekanisme itu lebih menguntungkan karena bintaro tidak membunuh tikus, tetapi membuatnya menghindar. Namun, menurut Syaiful, meletakkan buah bintaro segar di loteng atau di lubang tikus jauh lebih aman ketimbang di kamar. “Cerberin tidak akan terhirup oleh manusia,” kata lulusan Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Universitas Lambung Mangkurat itu. Syaiful menyebut aroma asap bakaran kayu bintaro meracuni penghirupnya (Baca: Kelampan Pengemplang Hama, Trubus Januari 2012). Bila terpaksa meletakkan bintaro di kamar, pastikan di lokasi tikus biasa bersembunyi.
Khasiat bintaro mengatasi tikus sejatinya bukan hal baru. Dua dasawarsa lampau, Hien TT dari Institut Fisiologi, Toulouse, Perancis, mengungkapkan faedah buah itu. Dalam jurnal “Ethnopharmacol” Hien melaporkan senyawa cerberin pada bintaro meracuni tikus dengan mengganggu sistem saraf pusat otak. Ia menyebut biji bintaro lebih mematikan ketimbang daun. Riset belakangan melaporkan racun biji bintaro dapat menghentikan detak jantung hewan dan manusia bila tertelan.

Cara Mengusir tikus dengan binatang :

Jangkrik
Carilah jengkerik (Gryllus assimilis) yang biasa digunakan untuk aduan yang dapat mengerik. Letakkan jangkrik di tempat yang biasa dilalui tikus seperti di kamar atau di dapur. Tikus-tikus tidak akan berani menghampiri tempat tersebut karena sifat tikus yang tidak betah dengan keramaian.
 Kucing
mengusir-tikus-dengan-piaraanPeliharalah kucing (Felis sp) di rumah, terutama kucing jenis tertentu yang dapat memangsa tikus, niscaya rumah anda aman dari tikus. Kucing merupakan musuh alami bagi tikus.
Ular
Ular juga adalah musuh alami dari tikus. Di tempat dimana ada ular, di situ tikus tidak akan dapat hidup. Tetapi tentu cara ini bukan anjuran untuk semua orang.

Cara mengusir Tikus Dengan Wewangian :

Minyak Mint
Oleskan minyak yang berasal dari daun mint (Mentha codifolia) pada selembar karton dan letakkan di tempat-tempat yang biasa dilalui oleh tikus. Tikus tidak akan datang lagi ke tempat itu karena tikus tidak suka bau mint.
Kapur Barus (Kamper)
Hancurkan secara kasar saja beberapa buah kapur barus (Dryobalanops aromatica) kemudian sebarkan di tempat-tempat yang biasa dilalui tikus. Cara ini cukup efektif dan murah meriah. Tikus pergi, rumah Anda pun wangi.

itulah cara mengusir tikus baik di dalam rumah maupun di tempat pertanian Anda, mudah-mudahan artikel ini permanfaat. Dan kembali lagi ke sang pencipta alam karena yang di ciptakan olehNya itu pasti ada manfaatnya, keseimbangan alamlah yang akan menjaga Anda yaitu dengan banyaklah bersedekah, selamat berkarya.

Rabu, 15 Oktober 2014

Membuat pakan fermentasi

Membuat Pakan Ternak Kambing dengan fermentasi

Cara-membuat-pakan-ternak-kambingTeknik modern membuat pakan ternak dengan menggunakan limbah jerami, pohon pisang (debog pisang), bungkil kedelai dan lain-lain merupakan faktor keberhasilan dalam beternak kambing walaupun tidak bisa melupakan faktor lain seperti cara pemilihan bibit, cara membuat kandang, kalkulasi/managemen dalam beternak dan masih banyak lagi faktor yang menentukan atas keberhasilan dalam beternak.

Kali ini kita akan membahas tentang cara membuat pakan ternak dengan fermentasi karena factor ini merupakan factor yang paling dominan diantara yang lainnya. Walaupun cara ini dibuat dengan sederhana namun hasilnya sangat luar biasa dan terbukti bisa menaikan berat badan ternak sekitar 2 – 4 kg dalam waktu 10 hari. Baiklah mari kita mulai cara membuat pakan ternak kambing dengan fermentasi.

siapkan alat-alat untuk membuat pakan ternak :

Pisau/gobang
Ember dan drum plastik
Terpal
Dan lainnya yang mungkin diperlukan.
Bahan yang diperlukan dalam membuat pakan ternak kambing :

Ampas ketela/singkong kering, tepung jagung, katul untuk memenuhi karbohidrat.
Ampas kecap, Ampas tahu, Kulit kedelai, Kulit kacang hijau, Bungkil untuk memenuhi kebutuhan Protein.
Segala macam Jerami (untuk membuat pakan kering), pohon pisang (untuk membuat pakan basah), segala macam rumput, Rapak tebu/daduk, Rendeng kedelai, kangkung dan lain-lain untuk memenuhi suber serat.
Gamping, Cangkang telur, tepung tulang, Garam untuk memenuhi  Mineral dan Kalsium.
SOC (Suplemen Organik Cair) sebagai probiotik.
Tetes tebu atau Gula pasir perbandingan 1 : ¼ sebagai sumber energy
Air
Komposisi dalam pembuatan pakan kambing per kwintal bahan utama :

Bahan-bahan Berat/takaran Bahan-bahan Berat/takaran
Jerami / pohon pisang 100 kg,
Tetes Tebu/Gula pasir 4 ons/1 ons
Ampas Tahu 15 kg
SOC 30 cc(3 tutup botol SOC)
Katul/Dedak 3 kg
Air ±10 Liter
Garam ¼ kg - -












Cara membuat Fermentasi Pakan Ternak :

Jerami / Pohon Pisang dipotong-potong/dicacah
Campurkan Jerami / pohon pisang, Ampas tahu dan Katul
Masukkan SOC kedalam 1 liter air, campur gula pasir dan parutan nanas 1 buah, aduk dan diamkan selama 15 menit, kemudian masukan kedalam air ±10 liter lalu siramkan kedalam pakan secara merata, kemudian taburkan garam dan aduk lagi hingga tercampur rata.
Masukan Pakan kedalam drum plastic lalu tutup dengan terpal kedap udara selama 24 jam jika menggunakan bahan jerami (Kering) dan jika menggunakan bahan pohon pisang (Basah) cukup 1-3 jam.
Pakan siap untuk diberikan pada ternak kambing atau sapi setiap pagi dan sore.
Catatan: Jumlah air untuk fermentasi basah (gedebog) cukup 1 liter dan jumlah air untuk fermentasi kering (jerami) sebayak 10 liter.

Senin, 13 Oktober 2014

BAGAIMANA CARA MEMBUAT MAKANAN AYAM DAN IKAN?

RESEP UNTUK MEMBUAT MAKANAN AYAM DAN IKAN DENGAN MUDAH

====================================
RESEP MEMBUAT PAKAN AYAM ORGANIK
Penengertian Ayam Buras
Ayam Buras atau Ayam Kampung merupakan sumber daya pertanian yang telah lama kita miliki. Hampir disetiap desa di seluruh Indonesia penduduknya telah mengenal Ayam Buras mulai dari Petani yang kaya hingga Petani kecil dengan cara pemeliharaan yang berbeda-beda.
Faktor yang terpenting pada usaha pemeliharaan ayam buras adalah pakan. Hampir 60-80% dari komponen Maya produksi perlu dipatok untuk pengadaan pakan ini. Biaya pakan ini bisa kita tekan dengan cara menggunakan bahan pakan yang berharga lebih mewah namun mempunyai nilai gizi sama/lebih dengan pakan ternak yang telah ada sebelumnya.
Salah satu upaya kearah ini adalah dengan menyusun sendiri ransum pakan ternak dengan menggunakan bahan yang ada disekitar kita. Dalam rangka dapat mempertahankan produksi serta mendatangkan keuntungan bagi ternak .

BAHAN MAKANAN UNTUK PAKAN
Agar diperoleh pakan ternak yang bermutu dan tersedia setiap saat, perlu dicarikan bahan makanan yang balk dari sumber nabati, hewani dan limbah pertanian seperti :
a. Sumber Nabati : Jagung, Dedek Halus, Ampas Kelapa, Ubi Kayu, Beras Mentah/Gabah,
b. Sumber Protein : Kacang Hijau, Bungkil Kelapa, Kedelai, Bungkil Kedelai, Ampas Tahu 
c. Makanan Asal Hewan : Cacing Tanah, Bekicot, Tepung Ikan, Ulat, Kumbang
d. Bahan Mineral : Tepung Tulang, Tepung Karang
e. Bahan Asal Hijauan : Daun Lamtoro, Daun Kangkung, Daun Turi, Rumput Alam, Daun Ubi Kayu, Daun Bayam

FORMULA PAKAN AYAM BURAS
Formula pakan yang diberikan peternak beraneka ragam, dan pemberiannyapun disesuaikan dengan ketersediaan bahan makanan pada daerah tempat tinggalnya. Berikut disajikan 2 buah Rakitan Paket Teknologi Pembuatan Pakan Ternak Ayam Buras, yang direkomendasikan dalam rangka peningkatan produksi ayam buras,

a. Formula pakan ayam buras
1. Jagung : 35 % ;
2. Kedelai : 20 % ;
3. Bekatul : 30 % ;
4. Tepung ikan : 10 % ;
5. Tepung gamal : 3 % ;
6. Kapur : 1 % ;
7. Minyak kelapa : 1 % ;
b. Komponen Paket Teknologi Ampas Sagu
1. Jagung : 65 % ;
2. Bungkil Kedelai : 24 % ;
3. Tepung ikan : 5 % ;
4. Ampas sagu : 5 % ;
5. Kapur : 0.5 % ;
6. Minyak kelapa : 0.5 % ;
ESTIMASI BIAYA :
1. Daun gamal dikeringkan, dihancurkan, digiling, dicampur dengan bahan ransum sesuai komposisi.
– Biaya pakan : Rp. 2.400 / kg
– Konsumsi ransum optimal 58,47 gr/ekor/hari
– Konservasi ransum : 3,54 gr/ekr/hari
– Umur anakan ayam 10 -60 hari
– Sistem pemeliharaan intensif
– Skala minimal 100 – 150 ekor
– Penambahan bobot badan 16.52 gr/ekor/hari
– R/C : 2,35
2. Limbah sagu dikeringkan, digiling, dicampur merata dengan pakan sesuai komposisi.
- Biaya pakan Rp. 2.400/kg
– Konsumsi ransum optimal 56.01 gr/ekor/hari
– Konversi ransum : 3,9 gr/ekor/hari
– Umur anakan ayam : 10 – 60 hari
– Sistem pemeliharaan, serta skala minimalnya seperti pada butir a diatas
– Pertambahan bobot badan : 14,34 gr/ekor/hari, dengan R/C = 1 : 6


CARA PEMBERIAN PAKAN
Pemberian pakan ayam buras yang perlu diperhatikan adalah menghindari pakan berhamburan dari wadahnya, dengan cara mengisinya hanya separoh hingga 2/3 bagian kedalam tempat makanan yang diberikan. Dapat juga pakan dicampur sedikit air hingga membentuk bubur. Pakan diberikan minimal 2 kali sehari yaitu pada pagi hari dan petang hari, air minum perlu disediakan secara tidak terbatas. Gunakan air minum yang sudah diberi soc dan larutan gula atau tetes tebu

Sabtu, 04 Oktober 2014

Membuat pakan lele organik denga SOC

Beternak lele dengan pakan organik lebih murah dan hemat dibanding dengan membeli pakan / pelet dari toko selain harganya mahal semakin hari juga harganya terus mengalami kenaikan sehingga peternak jarang sekali mendapat untung dan akhirnya malas bahkan banyak yang gulung tikar. Untuk itu kami sebagai Mitra HCS ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang beternak lele organik tanpa beli pakan / pelet dengan biaya yang lelatif murah dan terjangkau hasilnya tidak kalah dengan beternak lele dengan cara biasa. Oke mari kita mulai pembahasan tentang ternak lele pakan organik.



Cara pembuatan pakan ternak lele dengan fermentasi :

1.    Pembuatan pakan ternak lele untuk 1 – 29 hari

A.   Bahan – bahan yang diperlukan Antara lain :

(1)  Kotoran ternak yang diberi pakan fermentasi SOC (90%)
(2)  Limbah sayuran (5%)
(3)  Ampas tahu (5%)
(4)  Gula pasir (1 ons)
(5)  Bakteri matrix direkomendasikan SOC HCS (20 tutup)

B. Cara pembuatan pakan fermentasi

Campurkan semua bahan : kotoran ternak, limbah sayuran dan ampas tahu aduk sampai rata tambahkan larutan air + SOC yang ditambah gula (Dengan perbandingan 15 lt air : 5 tutup SOC : 200 gr gula pasir) kedalam semua bahan lalu masukan kedalam karung goni dan ditutup rapat dengan perpal diamkan selama 24 jam (buat sebanyak 6 karung goni untuk 1 kolam). Setelah itu bahan yang telah di fermentasi dimasukan air kolam dengan ketinggian 30 cm , untuk memicu pertumbuhan plankton sebagai makanan alami ikan. Setelah 15 hari dalam kolam, maka air kolam telah dipenuhi oleh plankton yang cukup untuk persediaan pakan alami sampai 29 hari dan benih siap ditebarkan dalam kolam. Jangan lupa, sehari sebelum benih ditaburkan, berikan larutkan SOC HCS dengan perbandingan : per 2 m³ dengan 1 tutup botol SOC.

C. Cara menaburkan benih kedalam kolam dengan pakan fermentasi :

Siapkan 3 ember, ember pertama diisi larutan formalin/alkolhol 20% ditambah air secukupnya, ember kedua isi larutan SOC ditambah air secukupnya (perbandinga 1 tutup botol SOC : 20 lt air), ember ketiga diisi dengan air kolam yang akan ditabur dengan benih lele.caranya sebagai berikut:
  1. Siapkan benih lele yang akan di tebar, angkat air dengan saringan ikan
  2. Secepatnya celupkan ke dalam air larutan formalin/alcohol 20%
  3. Lalu celupkan pada ember ke 2 dengan larutan SOC HCS, lalu angkat.
  4. Masukkan ke dalam ember ke tiga yang berisi air kolam dengan tujuan agar benih secepatnya bisa menyesuaikan diri dengan suhu air kolam.
  5. Masukkan perlahan ke dalam kolam pembesaran.
  6. Anda tak perlu memberi makanan apapun sampai 29 hari, kecuali menaburkan SOC HCS pada minggu ke-2 dan ke-4.
  7. Setelah umur 29 hari, angkat ke enam karung tersebut dan ganti dengan yang baru, dan kedalaman air ditambah sekitar 20 cm.

2.    Pembuatan Pakan Ternak Lele umur 30 hari sampai panen

a.   Bahan-bahan untuk mebuat pelet apung :

  1. Kotoran ternak yang sudah menggunakan SOC (35%)
  2. Ampas tahu (25%)
  3. Bekatul (25%)
  4. Dedaunan (5%)
  5. Terasi (10%)
  6. Gula pasir (100 gr)
  7. Bakteri matrix SOC HCS ( 10 tutup)

Kamis, 02 Oktober 2014

Membuat pakan ayam broiler dengan SOC

Kita tahu harga pakan ayam pabrikan sekarang mahal, semakin hari juga terus naik. Untuk menekan biaya pengeluaran pakan agar efisiensi maka pembuatan pakan merupakan salah satu cara untuk memperkecil angka FCR (Feed Convertion Ratio), sebab semakin sedikit biaya pakan yang kita keluarkan akan tetapi bobot yang kita peroleh bertambah tidak menutup kemungkinan hasil yang kita peroleh semakin bertambah pula. Berikut cara membuat pakan ayam organic pola HCS untuk menghemat biaya pakan selama pemeliharaan.

Alat – alat Yang Digunakan Untuk Membuat Pakan :

  • Mesin Giling
  • Bak
  • Timbangan

Bahan-bahan Pakan Ayam Boiler Organik untuk difermentasi :

  1. Tepung Jagung 2,5 kg
  2. Dedak Padi (Katul) 2,5 kg
  3. Karak (Nasi Aking Kering) 1 kg
  4. Sayur mayur bisa pakai : Sawi, Kangkung, Bayam, Krokot, Gedebog, daun pepaya dan lainnya 1,5 kg
  5. Konsentrat jenis 511 bravo 1,5 kg
  6. Ampas tahu 0,5 kg
  7. Tepung Ikan 0,5 kg
  8. Bio Organik SOC HCS 1 tutup botol (10 cc) untuk bahan 10 Kg
  9. Air 10 liter

Cara Pembuatan Pakan Ayam Boiler Organik

Campur semua bahan dan diaduk sampai rata kemudian campuran tersebut difermentasi dengan cara masukan kedalam ember(wadah yang lebih besar) lalu tutup rapat selama sehari semalam (24 jam).
Setelah difermentasi dilanjutkan proses pegilingan untuk dijadikan bentuk butiran supaya semua bahan dimakan semua tanpa memilih yang disukai saja, setalah itu keringkan dan langsung diberikan untuk pakan ayam. Jika pembuatan pakan dalam jumlah banyak atau untuk stok sebaiknya pakan diberi pengawet agar tidak mudah rusak dan harus kering sempurna,  cukup mudah bukan? “selamat mencoba”
Bagi yang ingin membuat pakan ayam boiler organic sendiri untuk menghemat biaya pengeluaran pakan silakan Anda praktekkan dan dapatkan Bio Organik SOC HCS hanya di
suplemenorganik.com